MIANHAE 7B (7/7)

mianhae (3)

TITTLE :MIANHAE (7/7) | CAST : IM YOON AH |SEO JOOHYUN |WU YIFAN | OH SEHUN | GENRE : ROMANCE|SAD|SCHOOL-LIFE |

DISCLAIMER : ALL CAST BELONG TO GOD,THE STORY IS MINE ^_^

CREDIT POSTER =>  http://hyeorili.wordpress.com

Ruang kamar yang tampak berantakan, beberapa kanvas lukisan yang sudah tidak berbentuk seperti bentuk seharusnya dengan sobekan di beberapa bagian, pecahan kaca dari sebuah pigura foto dengan dua remaja perempuan yang sedang berangkulan erat di sertai senyum manis di bibir keduanya, di  sudut  kamar bernuansa pink tampak sesosok tubuh perempuan dengan dandanan yang berantakan ,mata beningnya nampak kosong. Hampa.

“Jahat..jahat.. Mereka berdua jahat, beraninya bermain di belakangku.

Apa yang ku lakukan, apa kah pantas di balas dengan hal itu?

Tidak. Tentu saja aku tidak berhak, aku benar-benar nencintainya.

Aku bahkan melepaskan orang yang sudah bersamaku selama 3 tahun demi laki-laki itu,

Brengsek,,, teman macam apa yang tega mengambil lelaki yang di cintai sahabatnya sendiri?

Tidak,aku yang salah. Aku yang tidak memutuskan Hyonghwa saat aku berpacaran dengan-nya.

Tapi bukan berarti dia harus berpacaran dengan-nya,perempuan itu bahkan masih berpacaran dengan sahabat baik Sehun oppa. BITCH

Ahahaaha… Benar ,dasar wanita jalang brengsek. Aku membenci mu Im Yoon Ah.” batin perempuan berambut panjang dengan warna sehitam malam,sewarna dengan bola mata yang di penuhi kebencian.

—————

YOONA POV

Aku mengejar Seohyun yang berlari menjauh dariku ,dia tampak menghindar setelah tahu bahwa orang yang di tabraknya itu aku. Ada yang salah dengan sikapnya, matanya juga terlihat sembab, oh tuhan apa yang terjadi pada Seohyun? Anak itu juga tampak tidak berniat bercerita padaku seperti yang selalu dilakukannya saat sedih. Ahh itu dia.

” Hyunnie, Hei… Hyunnie, tunggu aku” teriakku saat melihatnya menyetop taksi di depan gerbang sekolah,dia bahkan berpura-pura tidak mendengarku?

Perasaan ku tidak tenang aku merasa akan ada hal buruk yang terjadi dan  perasaan ku selalu benar. Oh tidak,semoga saja ini hanyalah perasaan biasa karena panik.

“Taksi” menyetop taksi dan langsung ke rumah Seohyun, bolos jam terakhir . Well, saat ini Seohyun lebih penting di banding apapun.

———-

Aku membuka pintu gerbang  rumah Seohyun,rumah Seohyun  tampak sunyi aku jadi ragu kalau Seohyun balik kerumahnya. Aku tetap harus mencobanya ,mungkin saja anak itu benar-benar pulang.

TOK TOK

“Hyunnie, apa kau ada dirumah?!”

KREEK

“Nona Yoona, mencari Nona Seohyun?” pembantu Seohyun berdiri di depanku dengan senyuman khas keibuannya.

“Ya.  Apa Hyunnie, sudah pulang?”

“Nona ada di ruangannya, silahkan masuk nona”

Langsung saja ku arahkan badanku menuju keruangan Seohyun yang berada di lantai dua.

Ketika sampai di depan pintu ruangan Seohyun ,aku merasakan perasaan tidak mengenakkan lagi, apa yang sebenarnya terjadi? Aku ragu untuk masuk ke ruangan yang sudah seperti kamar kedua bagiku. Oh ayolah Im Yoon Ah, apa yang kau pikirkan,ckckck. Bodoh. Rutukku dalam hati.

KREEKK

HUUHHPP

Oh tuhan. Apa-apaan ini,,, kenapa ruangan ini berantakan? dimana Hyunnie?

Tidak, semoga saja anak itu tidak melakukan hal bodoh.” batinku sembari memindai setiap sudut ruangan yang sangat jauh dari kata rapi, sobekan kanvas lukis yang sangat di sukai Seohyun,alat rias yang tidak lagi pada tempatnya, beberapa barang lainnya,terakhir pecahan benda yang berada di depanku. Foto kami berdua saat umur 15th kenapa bisa pecah? Apa Seohyun yang membantingnya? Mengapa?

“Apa yang kau lakukan disini Im Yoon Ah” sebuah suara menyapa ku dengan nada dingin yang membuatku mendaratkan tatapan ku pada objek manusia di pojok ruangan yang masih terbalut seragam namun dengan tampilan berantakan.

“Hyunnie? ap..?”

“Apa yang kulakukan? Ahaha , Lebih tepatnya apa yang kau lakukan di ruanganku,Yoona?

kau masih berani menunjukkan wajahmu di hadapanku? setelah mengkhianatiku? AHHAHAHA,,, menjijikkan” ucapnya sinis.

“Apa yang kau bicarakan,Hyunnie?” menatapnya dengan pandangan tidak percaya. Bagaimana bisa Seohyun berbicara dengan kata-kata kasar seperti itu? Orang yang tidak  tega menyakiti binatang apapun?

“Kau masih berpura-pura bodoh? Apa kau tidak ingin memberitahu yang sebenarnya? Bahwa kau berpacaran dengan Sehun oppa?!”

Ucapan Seohyun benar-benar menohokku. Darimana Seohyun tahu?

“D darimana kau..”

“Darimana aku tahu? Ahaha,,, apakah itu penting?  Yang terpenting saat ini bahwa kau menusukku dari belakang,Yoona.

Kau merebutnya, kau tahu aku masih mencintainya dan kau tega mengambilnya dariku? Apa itu yang di lakukan seorang sahabat!!”

“Kau ingin tahu dari siapa aku mengetahui hubungan menjijikkanmu dengannya? Siapa lagi jika bukan dari orang itu!” teriaknya histeris sembari mengambil langkah cepat kearahku ,mencengkram kedua bahu ku dengan erat yang pasti meninggalkan bekas kebiruan nantinya.

Wae,wae unnie,wae? Aku masih mencintainya sangat mencintainya unni.”

“A apa maksudmu, Hyunnie. Kau sendiri yang mengatakan sudah tidak mempunyai rasa lagi terhadapnya” ucapku dengan suara tercekat. Suara yang ku usahakan keluar setelah terdiam beberapa menit sebelumnya.

“Kau mempercayainya? Bagaimana bisa kau percaya begitu saja? Kau sudah mengenalku sejak SD dan kau tidak menyadari bahwa aku tidak sungguh-sungguh mengatakannya” balasnya dengan tatapan tidak percaya kepadaku yang balas menatapnya dengan tatapan sama.

Bagaimana bisa? Katakan ini hanya mimpi buruk. Seohyun masih mencintai Sehun oppa? Dan buruknya aku bahkan tidak menyadarinya, menelan mentah-mentah yang di ucapkan Seohyun dulu. Sakit kata itu cocok dengan perasaan yang kurasakan saat ini ,sesak seakan ada yang meremas jantungku dengan tangan kasat mata. Seakan belum cukup Seohyun menusukku dengan pedang kenyataan yang di bentangkannya di hadapanku,kenyataan itu menamparku dengan sangat keras juga menyakitkan.

“Kau berpacaran dengan, Sehun oppa. Artinya kau berselingkuh di belakang Kris oppa unni,

jahat sekali kau,kasihan Sehun oppa putus dariku tapi malah berpacaran denganmu yang punya kasus serupa denganku. Ahaha ironis bukan? Bagaimana perasaaan Kris oppa jika mengetahui hal ini? Bukankan mereka berdua bersahabat? Kau menjijikkan Im Yoon Ah” ucapnya dingin dengan kedua tangannya yang melepasku, tatapan mata tajam dan penuh dengan kebencian juga penghinaan. Oh tuhan apakah yang berdiri di depanku saat ini adalah sahabatku? Bagaimana bisa dia berubah sedrastis ini?.

Lututku lemas badanku luruh ke  lantai dengan tatapan syok ku. aku tidak berani menatap Seohyun dia seakan bisa menghabisiku dengan tatapannya. Aku takut. Tubuhku gemetar hebat, akulah yang mengubah tatapan lembut di matanya menjadi seperti itu. Aku yang sudah melukainya dengan luka parah yang membuatnya terlihat seperti depresi. Akulah yang membuatnya mempunyai perasaan dendam dan kebencian. Tidak tidak aku benar-benar menjijikkan,apa yang sudah ku pikrikan selama ini? Mengapa aku tega menyakitinya? Aku juga sudah berselingkuh dari Kris oppa dengan alasan yang ku buat demi menyelamatkan hatiku dari kehancuran.Aku egois,mengorbankan dua hati demi kebahagianku.

Aku harus memperbaiki semua ini sebelum semua semakin hancur. Aku harus melepaskan Seohyun dari kehancuran yang sudah ku berikan padanya. Aku harus memperbaiki semuanya,mengembalikan pada tempat seharusnya berada.Bahkan jika harus melepaskan Sehun oppa. Apakah aku sanggup? Aku sudah jatuh terlalu dalam untuk keluar dari cintanya dan Kris oppa? Aku sadar perasaan itu sudah memudar,tidak. Kau tetap harus melakukannya Im Yoon Ah, kau yang sudah menyebabkan kekacauan ini ,kau yang sudah bermain api dengan keadaan maka kau yang memperbaikinya.

Seohyun masih menatapku dengan pandangan yang sama dengan sebelumnya. Tidak ada kelembutan dalam pandangannya lagi untukku,lihatlah yang sudah kau lakukan Yoona, kau wanita jahat.

“Apa yang harus kulakukan,Hyunnie? Maaf,maafkan aku. Aku akan melakukan apa saja agar kau memaafkanku”

“Apa saja? Bagaimana jika kau melepaskan Sehun oppa? Kau tahu aku masih sangat mencintainya kan?” Binar kebahagian kembali berpendar di mata bulat bening miliknya.Senyum tulus itu kembali pada tempat seharusnya.

“Ya, Aku akan putus dengannya. Kau memaafkanku? Apa kita tetap bersahabat?”

“Ya. Kita tetap sahabat” ungkapnya riang menubrukku dengan pelukan eratnya. Itu adalah tanda bahwa hatiku sudah tidak akan pernah utuh lagi, aku balas memeluknya dengan senyuman sedih. Tanpa ku ketahui bahwa dia memelukku dengan senyum seorang iblis.

———–

Senja mulai menampakkan wujudnya di wajah sang langit. Jingga yang mempesona terlukis di sempurna.

Dua manusia yang berada di dalam sebuah mobil sport merah metalik tidak menyadari keindahan yang di tawarkan alam. Suasana di seliling mereka berdua tegang dan kaku. Keheningan yang menemani mereka sejak setengah jam lalu nampak enggan meninggalkan keduanya jika laki-laki itu tidak memecahnya.

“Ada apa,Yoong?” tanya-nya saat menunggu wanita di sampingnya berbicara sejak setengah jam lalu

HHHHHHH

Tarikan napas dalam yang di lakukan wanita itu membuatnya gelisah. Perasaannya mengatakan wanita itu akan meninggalkan dirinya selamanya. “Shit! Apa yang sudah ku pikirkan?” batinnya.

“Kita berakhir sampai disini saja Oppa, aku tidak ingin menyakiti banyak pihak karena kebersamaan kita” cetus wanita itu.

“Siapa yang kau maksud dengan pihak? Apakah Seohyun? Demi tuhan Yoong, kita sudah pernah membahas itu sebelumnya dan aku mengatakan aku tidak mencintainya lagi, apa-apaan dengan ucapanmu itu?!” bentaknya tidak habis pikir dengan jalan pikiran wanita yang di cintainya.

” Tapi dia masih mencintaimu Oppa,kau bahkan tidak kasihan melihatnya menderita? Kau dengan tega memberitahunya hubungan kita! Apa kau lupa bahwa dia sahabatku? Kau membuatnya seperti orang gila dengan perkataanmu!”

“Kumohon Oppa, kembali pada Seohyun dia benar-benar depresi meskipun aku berjanji akan berpisah denganmu.Tapi kau tidak menghiraukannya. Kau menyadarinya juga bukan? Kau menyadari perubahannya selama sebulan ini.” lanjut wanita yang tidak lain adalah Yoona dengan mata yang sarat akan kepedihan membuat Sehun akan melakukan apa saja untuk menghapus kesedihan itu di mata rusa milik gadisnya. Ah gadisnya, apakah kalimat itu masih pantas untuk di sematkan pada gadis di hadapannya?

Sehun menatap bola mata rusa itu cukup lama sebelum membuat keputusan yang akan menghancurkan hati dan hidupnya. “Baik. Kalau itu kemauanmu aku akan menurutinya. Apa kau tidak akan menyesalinya, Yoong?” mencoba meruntuhkan dinding pertahanan yang di buat oleh gadis itu.

“Tidak, aku tidak akan menyesalinya” balasnya dengan tegas yang menghancurkan hatinya . Sehun sadar mulai saat ini hatinya tidak akan utuh lagi,ia hanya akan utuh jika gadis ini mengembalikan potongan hati yang di titipkan padanya. Hanya gadis ini yang bisa bukan Seohyun ataupun gadis lainnya. Hanya seorang Im Yoon Ah.

“Baiklah.”

Satu kata itu menghancurkan dirinya. Satu kata itu meremukkan jantungnya. Satu kata mencekiknya hingga membuatnya di penuhi rasa sesak yang menyakitinya. bola mata rusanya menatap nanar pemilik mata hazel yang dicintainya mencoba menyampaikan pesan tersirat ,menyampaikan bahwa dia juga tersakiti dengan keadaan yang mereka alami. Bahwa dia juga hancur sama seperti dengan lelaki itu. Bohong jika dia tidak mengatakan bahwa lelaki itu tidak hancur, dia hancur sangat hancur sama seperti dirinya. Beraninya dia menyakiti hati yang masih belum pulih sepenuhnya saat kehilangan seseorang yang disayanginya,beraninya dia mengingkari janji yang di ucapkannya dulu saat ibu lelaki itu pergi meninggalkannya bahwa dia akan selalu bersama pria sempurna ini, berani sekali kau Im Yoon Ah.

Tidak ada kata yang terucap hanya tatapan berjuta makna yang di tujukan keduanya dan ke dua tubuh itu bergerak mengikis jarak yang memisahkan ,kemudian di satukan dengan ciuman yang di dalamnya di salurkan seberapa besar cinta yang di rasakan satu sama lain. Kecupan itu berganti menjadi lumatan-lumatan dengan tubuh yang saling menempel tanpa ada ruang sekecil pun dua pasang lengan yang saling memeluk erat disaksikan senja di pantai yang menjadi saksi bisu.

“APA YANG KALIAN LAKUKAN!!!”

——-

SOMEONE POV

Senyum di wajah ku belum hilang sejak kedatanganku beberapa jam lalu di Seoul, tempat dimana kebahagianku menunggu. Tempat dimana gadisku berada, aku benar-benar akan memperbaiki keadaan hubungan kami yang merenggang karena kesalahanku yang mengabaikannya saat di New York. Uhh aku menyesali kebodohanku.

Taksi yang ku tumpangi berhenti di depan sebuah rumah megah yang berjarak tidak jauh dari kediamanku. Aku tidak langsung ke rumah karena aku ingin membuat suprise atas kedatanganku untuknya, membuatnya menjadi orang pertama yang mengetahui kedatangan ku. Aku tidak sabar menghabiskan waktu sebanyak mungkin dengannya. Bulan lalu aku hanya datang selama 1 hari dan harus kembali ke New York karena aku hanya di beri izin sehari mengikuti proses berkabung Ibu Sehun. Bicara tentang Sehun,bagaimana kabar anak tengil itu ehehe.. Kuharap dia sudah lebih baik dari bulan lalu, anak itu sangat terpukul karena kehilangan ibu yang sangat di sanyanginya. Untung Yoona dan sahabatnya Seohyun mau menemani Sehun.

Aku tersentak dari lamunanku saat merasakan tatapan yang di tujukan padaku,shit. Aku baru saja di pandangi oleh supir taksi seakan aku sudah kehilangan akalku, oh tentu saja kau akan di pandangi seperti saat kau tersenyum lebar tanpa ada yang menemanimu tersenyum bodoh.

Tidak ingin meneruskan keadaan canggung ini, aku memutuskan menbayar taksi dan keluar menuju rumah yang menjadi kediaman gadisku.

TOK TOK

Tidak butuh waktu lama saat aku mengetuk pintu rumah, pintu di hadapanku terbuka di ikuti kemunculan sosok pembantu yang sudah ku kenal baik sejak kecil, ” Omo. Kris-ya. Kapan kau tiba dari New York? Aigooo,, kau pasti baru tiba kan? Kau masih membawa tas mu. Membuat suprise buat Yoongie eh, ahaha.” cerocos bibi Han di depanku tanpa membiarkanku menjawab pertanyaannya. Bibi Han tidak pernah berubah.

“Ne, Ahjumma. Aku ingin membuat suprise buat Yoong, jadi boleh aku masuk? Aku tidak mungkin berdiri di luar bukan? balasku dengan cengiran.

“Ahaha,,, tentu saja kau harus masuk. Kau boleh menunggunya sampai Yoongie pulang.”

“Pulang? Apa dia tidak berada di rumah?” ujarku dengan kening mengerut.

“Ya. Dia telah keluar sejak setengah jam yang lalu”

“Kalau begitu aku mungkin akan kembali ke rumah ku, nanti saat dia pulang Ahjumma beritahukan aku lewat telpon”

“Ahh,, baiklah. Tenang saja Ahjumma akan segera menelpon saat Yoong pulang” putusnya dengan senyuman yang mengantarku sampai kedepan halaman rumah.

Aku sedikit kecewa saat tidak mendapati Yoong di rumahnya dan aku sukses membuat terkejut kedua orang tua ku. Saat tiba di rumah aku memutuskan membersihkan badanku yang terasa lengket. Dan disinilah aku berada dalam kamar ku terbaring di ranjang king size milikku. Dimana Yoona? Apa dia berada di rumah Seohyun? Tapi kalau dia benar di rumah Seohyun, Ahjumma pasti memberitahuku. Jadi dimana dia?

Oh astaga bodoh sekali kau Wu Yi Fan. mengapa kau tidak mencarinya memakai alat pelacak? Bukankah hp kalian berdua sudah di pasangi aplikasi itu. Bodoh. Segera saja aku membuka aplikasi pelacak di hp ku dan mencari keberadaan Yoona. Senyum ku kembali mengembang saat aku menemukannya, ia berada di pantai favoritnya. Baiklah Im Yoon Ah bersiaplah untuk kejutan.

——

Saat aku sampai di pantai ini aku tidak melihat mobil yang biasa di gunakan Yoona untuk kesini aku malah mendapati mobil Sehun di parkir tidak jauh dari mobilku. Mobil sport merah metalik dengan kaca bening ,tapi sepertinya dia tidak sendiri, ia bersama seorang gadis ckckck  Oh Sehun kau sudah dewasa rupanya. Gadis yang berada dalam mobil Sehun seperti familiar bagiku, ummm apa aku mengenalnya? Ah lebih baik aku datangi keduanya ehehehe.

Langkahku tinggal sejengkal dari kaca mobilnya saat aku melihatnya. Melihat gadisku tengah berpagutan dengan sahabatku sendiri . Amarah mulai menjalar dalam setiap jengkal tubuhku ,otakku mengulang pertanyaan yang sama Apa yang mereka lakukan? Tubuhku bergerak secara refleks membuka pintu mobil dan menarik gadisku keluar. Melepaskan pagutan liar yang mereka lakukan disusul dengan teriakan amarahku.

“APA YANG KALIAN LAKUKAN!!!” semburku kearah Sehun yang keluar dari dalam mobil sesaat setelah aku menarik Yoona.

Wajah keduanya tampak syok dengan kedatangan ku yang mengagetkan mereka berdua. Ekspresi Yoona tampak lebih syok dengan wajah yang sudah sepucat mayat, sedang Sehun tampak hanya syok karena kedatanganku bukan ketakutan. Oh Shit , Sehun tidak mengetahui hubunganku dengan Yoona.Well sekarang akan ku beritahukan padamu.

” Apa yang kau lakukan pada gadisku, Sehun?”

“Gadismu?” balasnya dengan kening berkerut dalam di tambah dengan ekspresi tidak suka saat aku mengatakan kata “gadisku” . Aku takut dengan satu kesimpulan yang  ada di otakku saat ini.

“Ya. Yoona adalah gadisku, kami sudah berhubungan sejak satu setengah tahun yang lalu. Hanya saja kami memutuskan untuk merahasiakannya . Jadi apa yang terjadi saat ini bisa kau jelaskan , Yoona?” sekarang aku sudah berhadapan dengan Yoona yang semakin menunduk.

“Yoong, Apa benar? K kau dengan Kriss hyung?”

“Jawab aku,Yoong!!!” bentak Sehun pada  Yoona yang kini semakin gemetar hebat.

“Jangan membentaknya!” Aku tidak menyukai saat orang membentak Yoona.

Setelah berhasil mengendalikan gemetar pada tubuhnya Yoona menjawab pertanyaan kami berdua dan saat itu aku menyesali tindakanku yang mengabaikannya saat masih di New York.

——

Mobil yang ku kendarai tepat berhenti di depan rumah Yoona , sedang gadis itu tidak berhenti mengucapkan permintaan maaf padaku. Aku memang merasa sakit atas kelakuannya tapi aku lebih sakit saat melihat kondisinya seperti saat ini, biar bagaaimanapun Yoona adalah gadis yang sangat ku cintai , aku tidak akan senang melihatnya terluka dan hancur.

“Sudahlah Yoong. Kau tidak bersalah aku mengerti akan alasan tindakanmu, aku yang sudah mengabaikanmu, aku yang membuatmu melakukan hal itu. Jadi berhentilah meminta maaf. Kau orang yang sangat kusayangi aku tidak akan tahan melihatmu seperti ini. Kita masih bisa berteman jika kau mau,berhentilah menangis Yoong.”  ibu jariku mengahapus air mata yang tidak berhenti keluar dari mata indanhnya.

“T tapi Oppa, aku..”

“Sssstt. jangan bicara lagi sekarang masuklah kerumahmu dan istrahat, tidak usah memikirkan aku dan Sehun. Aku yakin anak itu mengerti akan alasanmu. Kau tidak salah Yoong” bersamaan dengan itu Yoona menubrukku dan menumpahkan segala kepedihan yang dirasakannya dalam pelukan ku. Ahh kenapa kami harus berada dalam situasi rumit sepeti saat ini.

“Aku memang berpacaran dengan Kris oppa. Saat kau menjalin hubungan dengan Seohyun aku masih terikat dengan Kriss oppa,tapi saat itu hubungan ku dengan Kriss oppa merenggang karena dia tidak pernah menghubungiku. Kau masih mengingat saat-saat aku seperti zombie? Ya saat itulah hubungan kami merenggang . Sampai kau dan Seohyun berakhir,saat kau mulai masuk ke dalam dunia ku mengembalikan senyum yang tidak pernah bisa hadir saat itu. Hingga kau memintaku menjalin hunbungan dan aku meminta waktu ,aku  meminta waktu untuk berpikir. Aku ingin memastikan perasaanku padamu bukan hanya perasaan sesaat dan aku ingin memastikan bahwa Seohyun tidak memiliki perasaan lagi padamu yang ternyata aku salah, dia masih mencintaimu dan aku masih terikat dengan Kriss oppa. Semua itu hanyalah alasan pembenaran bahwa aku tidak bersalah menjalin hubungan denganmu.Sebut aku egois,tapi aku serius dalam hal mencintaimu Sehun. Aku sudah jatuh terlalu dalam dan memudarkan perasaan ku pada mu Kriss oppa. Mianhae.. Jeongmal mianhae. Hiks hiks” ungkap Yoona dengan tubuh yang sebentar lagi akan jatuh jika tidak segera ku tahan.

Aku merasakannya,merasakan hati Sehun yang retak atau bahkan hancur karena kenyataan ini ,karena aku dan juga Yoona ikut hancur . Kami berempat terjebak dalam situasi rumit karena cinta dan karena cintalah kami hancur dan sulit untuk kembali utuh seperti semula. Dari tempatku berdiri aku masih bisa melihat dalam mata Sehun, diantara semua rasa kecewa,sakit,sedih, masih ada perasaan cinta untuk Yoona sama sepertiku. Kami telah jatuh dalam pesona seorang Im Yoon Ah tanpa bisa keluar kembali.

Otakku tanpa sadar kembali memunculkan kejadian yang beberapa jam lalu terjadi. Satu yang aku sadari Yoona tidak salah ,cinta Yoona tidak salah begitupun kami bertiga hanya saja kami jatuh cinta pada waktu yang salah dan pada orang yang salah. Benarkah seperti itu? Entahlah . Aku hanya ingin beristrahat saat ini.

———-

THREE YEARS LATER

Tubuh tegap dengan proporsi sempurna untuk ukuran tubuh lelaki ,wajah  yang di bingkai dengan rahang tegas, hidung mancung serta mata hazel indahnya yang tersembunyi dengan kacamata hitam miliknya. T-shirt putih tipis di balut dengan jaket hitam dan jeans berwarna senada di lengkapi sneakers putih, sukses membuatnya di lirik banyak kaum hawa yang berada di bandara Incheon. Semua tatapan memuja yang di layangkan padanya  tidak di hiraukannya, lelaki itu malah sibuk berbicara dengan orang yang sedang di hubunginya.

“Hyung, apa dia sudah kembali ke,Seoul?” ucapnya dengan langkah lebar menuju ke mobil jemputan yang sudah menunggunya sedari tadi.

“Ya, dia kembali ke situ untuk menghabiskan liburan semesternya. Kau akan menemuinya kan? Ingat satu hal Sehun, kalau kau memutuskan menemuinya jangan pernah melepasnya atau kau akan ku bikin hancur” ancam suara yang di panggil Hyung oleh Sehun.

“Tentu. Aku tidak akan melepaskannya lagi. Kau bisa mempercayaiku.” senyumnya muncul seiring dengan kata-kata yang di ucapkannya.

“AHAHA,baiklah Oh Sehun.Berjuanglah.”

AT THE SAME TIME ON DIFFERENT PLACE

“Apa keputusan yang ku ambil saat ini sudah benar ,Claire?” tanya salah wanita yang sedang  bersandar di jok mobil samping kursi kemudi dengan mata tertutup.

“Ya, Seohyun. Kau sudah benar, kau mencintai bukan untuk mengharapkan orang yang kau cintai memberi seperti apa yang kau beri pada mereka karena itu berarti kau memberlakukan syarat dalam hubunganmu dengan orang  yang menjadi pasanganmu, sedang cinta tidak memiliki syarat, babe” cetusnya dengan senyuman yang di berikan pada teman wanita yang sudah menjadi sahabatnya selama 3 th selama di Inggris, Kelopak mata itu terbuka wajahnya tampak lelah namun pancaran matanya menandakan bahwa ia telah berdamai dengan hatinya.

Seohyun berpacaran kembali dengan Sehun hingga memutuskan menyusul Sehun ke Inggris untuk melanjutkan studi-nya. Awalnya ia bahagia namun saat 1 th berada di Inggris ia menyadari bahwa Sehun tidak akan pernah mencintainya seperti dulu. Tapi ia masih keras kepala dan egois untuk melepas Sehun,ia mencoba bertahan hingga saat ini. Ia sadar semua tidak akan pernah sama lagi, dengan kesadarannya ia menghubungi Sehun bahwa ia sudah rela melepasnya. Seohyun tahu Sehun tidak akan tega menyakitinya dia pria yang baik dan ia sudah cukup berbaik hati memaafkan kesalahannya dulu, dan meminta Sehun untuk kembali pada cinta sejatinya Im Yoon Ah.

Bagaimana kabar sahabat terbaiknya itu? Dia benar-benar egois tega menyakiti sahabat yang bahkan rela mengorbankan kebahagian serta cintanya untuk orang seperti Seohyun. Maka saat ini gilirannya untuk membuat gadis itu bahagia.

to: Yoong Unni

from:Hyunnie

annyeong unni. Kau masih menyimpan nomorku? ku harap ia, jika tidak aku pasti akan membunuhmu ahaha lol

aku Seohyun, aku minta maaf sudah menjadi sahabat yang egois,

kau tidak perlu berkorban untukku lagi,

saat ini carilah kebahagiaanmu, aku sudah memaafkanmu,

karena itu datanglah ke pantai favoritmu,aku sudah menyiakan suprise ehehe 🙂

kau harus menerima suprise dariku, arrasseo

Setelah mengirim message ke Yoona. Seohyun mengirim message ke Sehun

to : Sehun oppa

from: Seohyun

datang ke pantai yang di sukai Yoona dia menunggumu disana 🙂

Senyumnya mengembang diiringi desahan nafas kebebasan dari Seohyun ,gadis itu melirik Claire yang sedang tersenyum juga kepadanya, ” Thanks, Claire. sekarang jalankan mobil ini karena lampu  sudah berwarna hijau ,babe. ” ujarnya sambil melemparkan wink pada Claire yang di tanggapi dengan senyum kecut.

———–

Dua orang dengan jenis kelamin berbeda dan di tempat berbeda bersamaan mengambil hp dan membuka pesan yang baru masuk di hp masing-masing.  Tidak lama senyum mengembang di wajah keduanya menuju ke tempat yang baru di beritahu pengirim  pesan.

Yoona melangkahkan kakinya ke tempat yang tidak pernah di datanginya lagi sejak 3 th lalu. Tempat  terakhir kalinya dia bersama pria itu, pria yang telah membawa sepotong hati miliknya saat mereka berpisah. Langkahnya semakin cepat bergerak menuju tempat kenangan keduanya.

Nafasnya tercekat, iris mata rusa miliknya kini di penuhi cairan bening yang perlahan mengaburkan  pandangannya, otak dan hatinya mengenali sosok yang berjarak beberapa langkah darinya. Sosok yang bersandar di bawah pohon rindang pantai.

Kini tubuhnya telah berada tepat didepan sosok yang sangat dirindukannya. Sosok itu mendongak kearahnya menampilkan iris hazel mempesona pemiliknya, iris hazel dan rusa bertemu memunculkan semua rasa yang di pendam keduanya selama 3th.

Annyeong, lama tidak bertemu , Oh Sehun  senyum menawannya kini tampak kembali ,senyum yang kini mencapai mata pemiliknya.

“Annyeong, lama tidak bertemu Im Yoon Ah.” balas Sehun sembari menarik lengan Yoona hingga  tubuh keduanya berpelukan. Sebuah kecupan di daratkan Sehun di dahi indah pemiliknya,di ikuti kecupan di mata ,pipi, terakhir kecupan lembut di daratkan di bibir lembut gadisnya yang berubah menjadi lumatan serta pagutan mesra.

THE END

Annyeong haseyo yeurobbun,,, ahaha

mian ya lanjutannya baru bisa  di upload sekarang ,abis nae lagi kena writer block selama setengah tahun ini ahahaha lol:)

sebagai permintaan maaf nae bikin panjang dh endingnya buar readersnim ehhehe… okoko happy reading y

Advertisements

14 thoughts on “MIANHAE 7B (7/7)

  1. Eon!!! Readers tercantik istri chanyeol datangggg #Plak

    Eon, mau bilang ya… qw udah baca ni ff mianhae buatan eonni juga di blog lain.kklo gk salah ada corner2nya, chapternya bukan sampek 7 sampek 6/5 gitu gk salah.

    dulu sih, qw agak bingung itu ff eonni apa bukan. tp qw yakin soalnya nyambung ama chap sebelumnya,

    kan di chap. 6 itu ada tulisan END, apa ini ff beda lagi ya?

    Eh, btw ffnya KEREN loh! klo menurutku sih, Seohyun yang salah! 😀 org dia gk blg sejujurnya *JiwaFans

    ditunggu ff lainnya

    • Annyeong saenggggggggggggggg…. ahh nomu bogoshippo #hug😘

      AHAHa itu memang ff nae saeng, nae jd author eu wp quorra unnie “fanfiction corner”
      Tp emang crt.a blm nae post semua sih.. ehehe

      Wah kalo yg END itu mah cuma iseng aj. Abis banyak siders sihh ehehe jd gk brhnti smpe chapt 6 kok.

      AHAha gk ad yang benr sama slh diantara mereka berempat kkk~~
      Gomawo dh rc y saeng

  2. Thor, aku dh baca part ini. Feelnya dapat sweet 😘 ntaran aku baca ff sebelumnya+ninggalin jejak.
    Sering2 buat ff yoonhun y thor. Kangen soalnya

  3. Daebak :* akhirnya YoonHun bersatu 🙂
    Tapi mian ya thor, kenapa Kris langsung hilang seakan ditelan bumi? Sebenernya endingnya kurang nendang /? sih, tapi gak papa lah yang penting happy end 😀
    Fighting! ❤

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s