BROKEN ANGEL IV

image

Title : Broken Angel IV || Cast : Im Yoona | Cho Kyuhyun || OC : Find by ur self || Genre : Romance | Fantasi | Sad?

Dislaclaimer : All Cast belong to God and the story belong to me. 😄 .

Have fun 😄

Sang raja pagi mulai menampakkan wujudnya. Sinar kehangatannya menyapa setiap makhluk di alam semesta. Begitu juga seluruh penduduk langit. Nampak sang dewa matahari-Apollo menjalankan tugas yang di berikan Dia- Sang Pencipta dengan baik.

Suasana sebuah kamar yang di tempati seorang  gadis malaikat tampak remang dengan seberkas cahaya sang surya yang berusaha menerobos masuk kedalamnya.

Silau akan cahaya yang di dapat olehnya. Membuat kelopak mata gadis itu terbuka perlahan menampakkan iris coklat susu mempesona miliknya.

TOK TOK

“Yoona,bangun lah. Bersihkan dirimu dan segera ke bawah untuk sarapan. Kami menunggu di ruang makan.”

Ketukan pintu kamar di susul suara lembut wanita yang tidak lain bibi yang sudah di anggap ibu kandungnya sendiri.

Ahh. Mengingat ibunya membuatnya kembali mengingat nasib menyedihkan ibunya. Ibu yang di anggap menelantarkannya . Nyatanya menanggung beban takdir yang membuatnya sedih.

“Baik. Aku akan bersiap-siap terlebih dahulu ,Imo,” balasnya di susul dengan beranjak dari ranjang. Melangkah masuk ke kamar mandi.

“Selamat pagi.” Sapa Yoona ketika memasuki ruang makan dimana kedua orang yang berarti dalam hidupnya menunggu. Di kecupnya kedua pipi Kakek dan Bibinya, Kemudian mengambil tempat disamping Elena.

“Selamat pagi,Yoona,” balas keduanya serempak.

“Kau tampak bahagia. Syukurlah kau tidak sedih lagi. Apa kau memiliki rencana hari ini,Yoong?” Victor bertanya pada Yoona yang tampak tidak seperti seseorang yang baru saja mengetahui peristiwa kelam ibu dan ayahnya kemarin.

Pertanyaan Victor mewakili keingintahuan Elena. Elena sedikit bingung dengan suasana hati Yoona.

“Ah, benarkah? Aku hanya merasa bersemangat saja. Hari ini cuaca cerah sepertinya aku akan berjalan-jalan mengunjungi taman, Kakek”

“Baiklah. Semoga hari mu menyenangkan.”

“Semoga hari mu menyenangkan ,Kakek,bibi.” Seulas  senyum dilayangkan Yoona pada keduanya.

***********

“Kemana gadis itu? Apa dia tidak datang? Biasanya dia sudah berada di bangku itu sejak 30 menit yang lalu” batin Kyuhyun keheranan  melihat bangku yang biasa di tempati Yoona untuk melihat sunrise dan sunset masih kosong tanpa sang gadis.

“Kau mencari sesuatu,Kyu? Ahhh,tidak lebih tepatnya seseorang?,” sebuah tepukan di bahu kirinya membuatnya melirik kesamping. Siwon si pemilik tangan yang menganggunya.

“Huh, berhenti menggoda ku,hyung.”

“Ahahaha. Woah. Tenanglah,Kyu. Aku hanya ingin bertanya. Kau tahu itu”

“Sudahlah. Apa kau sudah memberi pelajaran pada ketiga gadis yang mengganggu, Yoona. Tempo hari?” tanya Kyuhyun yang sengaja mengalihkan topik pembicaraan.

“Ck. Sengaja mengalihkan pembicaraan,Kyu?” decak Siwon, “Yeah. Mereka bertiga sudah ku beri pelajaran. Lebih tepatnya peringatan.”

Setelah Kyuhyun menyusul Yoona. Siwon memanggil malaikat bawahannya menggantikan posisinya selama dia meninggalkan pos penjagaan.

“Ahahaha… kalian melihatnya? Ekspresi shock yang tercetak di wajah,Yoona? Dia seperti baru saja melihat iblis mengerikan” tawa melengking keluar dari gadis berambut hitam lurus yang memiliki tubuh yang sedikit pendek-Hyeri dari ketiga gadis yang berada di perbatasan.

“Ya, Hyeri. Tentu saja kami melihatnya,” jawab  gadis yang memiliki rambut berwarna pirang pucat-Chorong di dukung dengan anggukan kepala gadis berambut coklat gelap-Seohyun.

Siwon dapat mendengar tawa cekikan dari ketiganya. Tawa yang terdengar memuakkan baginya.

“Apa kalian puas dengan tingkah yang kalian lakukan,ladies?” pertanyaan Siwon mengejutkan sekaligus menghentikan tawa cekikan ketiganya. Mereka berbalik mencari sumber suara yang menginterupsi kesenangan mereka. Mereka ternganga dengan mata membelalak mendapati salah seorang pria yang merupakan sahabat Kyuhyun serta salah satu pria yang di jadikan sebagai fantasi liar wanita berdiri di hadapan mereka.

Seperti kehilangan kesadaran. Mereka seperti kehilangan kemampuan untuk berbicara selama beberapa menit sebelum di sadarkan deheman di ikuti satu alis naik oleh Siwon, menyadarkan bahwa Siwon menanti jawaban akan pertanyaan yang di lontarkannya barusan.

“Apa maksud dari ucapan mu, Siwon?” jawab Hyeri. Bingung akan pertanyaan yang di tanyakan pria seksi di hadapannya.

“Cih. Selain penindas kalian juga idiot,huh? Kau masih bertanya? Tentu saja apa yang kalian baru saja lakukan pada,Yoona. Apa perlu ku ingatkan dengan tindakan?.”

Mendengar perkataan Siwon membuat Hyeri dan kedua temanya terkejut. Satu pikiran muncul di otak ketiganya. Siwon melihat apa yang mereka lakukan pada Yoona.

Sadar percuma saja berbohong Hyeri memilih menantang Siwon, “Apa urusan mu dengan hal itu? Ku pikir kau tidak punya hak untuk ikut campur.”  balas Hyeri dengan dagu terangkat tinggi.

Sikap yang di tunjukan gadis arogan dihadapannya. Benar-benar membuat tingkat kemuakkan Siwon bertambah. Jujur saja Siwon tidak pernah menyukai tipe gadis arogan seperti ketiga gadis di hadapannya khususnya gadis yang berada di tengah.

“Bukan urusanku? Sepertinya itu perlu di koreksi nona. Jika kau melakukan hal itu pada orang lain mungkin bukan urusanku, tapi tidak jika kau melakukan nya pada ,Yoona.”

Tidak memberikan kesempatan ketiganya untuk membalas. Siwon maju mengikis jarak hingga berhadapan dengan Hyeri, menundukkan badannya sejajar dengan telinga Hyeri, “Kuperingatkan kau untuk menjauhkan tangan mu dari Yoona. Jika kau masih ingin menikmati hari bahagiamu. Jangan berani mengganggu Yoona. Atau kau akan berada dalam kondisi dimana kau akan menyesali tindakanmu. Kau beruntung aku yang memberimu peringatan bukan Kyuhyun.”  bisik Siwon tajam. Menegakkan tubunya kembali melayangkan tatapan intimidasi yang selalu membuat orang ketakutan,kemudian membalikkan badan dan pergi meninggalkan ketiganya dengan lutut gemetar.

Detak jantung Hyeri dan ke dua temannya berdetak cepat, tapi bukan detak kebagiaan melainkan detak ketakutan akan tatapan Siwon.

Dengan susah payah Seohyun membuka mulutnya dan mengeluarkan suara yang bergetar takut. “A Apa yang dikatakan Siwon padamu ,Hyeri?”

“Dia mengancamku.”

“What?!” teriak Seohyun dan Chorong bersamaan.

“Ya! Dia mengancamku untuk tidak mengganggu Yoona atau aku akan menyesal. Dia juga mengatakan aku beruntung bukan Kyuhyun yang memperingatkan ku!”  jerit Hyeri ,” Dan apa hubungan Kyuhyun dengan Yoona? Aku tidak terima ini!” amarah Hyeri membuncah menggantikan rasa takut yang di timbulkan Siwon. Api cemburu terpercik dalam jiwa gadis itu.

Siwon menceritakan apa yang sudah di lakukannya pada Hyeri,tapi respon datar yang di berikan Kyuhyun membuatnya memasang wajah bingung.

“Kau hanya memperingatkannya dengan kata-kata,hyung? Cih. Aku sedikit tidak setuju. Seharusnya kau menggunakan kontak fisik, seperti memiting kedua lengannya”

“Bloody hell. Demi Dia. Apa-apan perkataan Kyuhyun? Adu fisik dengan wanita? Di depan bawahan yang memperhatikan dari pos penjagaan? Kyuhyun pasti sudah gila. Siwon pasti akan di anggap kurang waras. Siwon tidak akan melakukan hal bodoh itu,kecuali jika mereka berada di tempat sepi.” batin Siwon. What! Oh Tuhan. Siwon sudah terpengaruh iblis dari Kyuhyun rupanya.

“Kau pasti sudah gila,Kyu” Siwon menggelengkan kepalanya dengan wajah menunjukkan kengerian pada Kyuhyun yang hanya di tanggapi dengan dengusan.

*******

Waktu berjalan cepat. Posisi matahari yang tadi berada di puncak teratas bergulir kebawah bersiap kembali ke peraduan.

Melihat matahari yang hampir tenggelam. Kyuhyun beranjak pergi.

“Kau mau kemana?” suara siwon menahan Kyuhyun. Membalikkan badan mengahadap Siwon di temani seorang lelaki berwajah unik dengan senyum yang memunculkan gusi merahnya-Hyukjae. Salah satu sahabatnya.

“Ke suatu tempat.” mengepakkan sayap putih kokohnya. Meninggalkan kedua sahabatnya.

“Apa dia sedang sakit?” suara keheranan Hyukjae pada Siwon. Pasalnya Kyuhyun tidak pernah meninggalkan tugasnya hingga waktu yang di tetapkan. Kyuhyun yang di kenalnya adalah orang dingin sedingin es yang selalu menaati peraturan. Yeah itulah anggapan Hyukjae.

“Kau akan mengetahuinya,Hyukjae. Tidak lama lagi.” balas Siwon dengan senyum misterius memandang titik dimana Kyuhyun pergi. Senyum yang membuat Hyukjae bergidik ngeri dengan tengkuk meremang. God. Mengapa dia harus mendapat sahabat menyeramkan seperti ke dua sahabatnya ini.

********

Setelah puas berjalan-jalan di pusat kota malaikat hampir sehari penuh. Yoona seakan tersadar akan janji yang dimilikinya. Janji? Bisakah ajakan yang di teriakkan Kyuhyun tempo hari disebut janji?.

Arghhhh… rasanya Yoona ingin menjerit sekuatnya. Bila mengingat tingkah bodohnya. Tingkah memalukan yang di tunjukannya pada Kyuhyun.

“Aku harus datang. Ya. Aku datang untuk meminta maaf atas tindakan kasarku padanya.” Yoona membatin sembari mengeluarkan sayap dan terbang menuju tempat yang di janjikan. Black garden.

Yoona tiba di taman perbatasan. Melangkahkan kaki jenjang miliknya ke bukit taman yang tempo hari dijadikan Kyuhyun tempat berbaring.

Yoona tidak mendapatkan tanda-tanda keberadaan Kyuhyun. Malaikat pria incaran seluruh wanita di dunia langit khususnya kaum malaikat.

“Apa dia telah pergi? Apa aku datang terlambat? Oh, atau mungkin saja dia tidak datang. Apa yang kau harapkan Im Yoona? ” batin Yoona. Yoona sedih juga kecewa menyadari kebodohan dirinya yang berharap bertemu dengan Kyuhyun.

********

Kyuhyun terbang secepatnya menuju Black garden. Dia takut Yoona lelah menunggu atau parahnya Yoona akan marah jika dia lama menunggu.

Mendekat ke bukit taman Kyuhyun menemukan sosok gadisnya yang berada pada posisi membelakanginya.

“Dia datang. God. Yoona datang,gadisku datang!”  batin Kyuhyun dengan kegembiraan yang terasa menyesakkan dadanya.

Berhenti beberapa langkah dari tempat Yoona berdiri. “Kau datang.”

Yoona tersentak kaget dengan suara bariton yang di kenalnya. Tubuhnya membeku terasa kaku untuk berbalik. Jantungnya bergerak semakin cepat memompa darah dalam tubuhnya. Darah di wajahnya berkumpul di area pipi tirusnya menimbulkan rona kemerahan yang alami. Kala melihat Kyuhyun berdiri beberapa langkah di depannya dengan senyum lebar nan menawan milik pria itu,memunculkan dua lesung pipi di wajah tegas dan tampan Kyuhyun.

Yoona kesulitan menemukan suaranya. “Ya. A A aku datang” jawab Yoona dengan terbata juga rona kemerahan yang semakin bertambah menjalar dari pipi hingga leher. Well efek seorang Cho Kyuhyun bagi Im Yoona benar-benar kuat.

Fin.

Advertisements

18 thoughts on “BROKEN ANGEL IV

  1. wah q pkr siwon akn mmbr pljrn yg brt trnyt cm kt2 ap nnti mrk akn mlkkn hal yg sma ma yoona..akhrny yoona bsa trsnym…..kyuna slng jth cnta tp np mrk g nydr2 ya

  2. Oenni
    Mianhae nae baca dari part ini
    Nanti part sebelum nya di baca juga
    Hehehe
    Oh ternyata kyu oppa suka sama yoong oenni
    Hemh
    Dan seperti nya yoong oenni juga suka sama kyu oppa
    Hehehe
    Yak yak yak
    Itu 3 orang yg jahat pergi jauh2
    Awas aja kalau yoong oenni sampe kenapa2

  3. Thor… keren… 🙂 suka… kenapa baru nemu blog ini sih.. maafkan daku.. . Thor aku suka pairing Kyuna(Kyuhyun-Yoona) .. banyakin tentang mereka ya thor.. ❤❤❤❤

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s