image

Tittle : Broken Angel V | Cast : Im Yoon Ah || Cho Kyuhyun | OC : Find By Your Self | Genre : Sad || Romance || Fantasy

Disclaimer : the story belong to me and all the cast belong to God^^

Happy reading 😘😘

Ia mendekat. Langkah kakinya membawanya ke arahku mengikis jarak diantara kami. Menyisakan ruang sempit antara kami berdua. Aku bisa mendengar setiap tarikan nafasnya. Merasakan terpaan nafasnya, menghangatkan kedua sisi tirus wajahku.

“Aku tidak menyangka kau akan datang” ucapnya sembari menyelipkan helain rambut ke belakang telingaku.

Apa ada yang pernah mengatakan bahwa jika kau berdekatan dengan orang yang kau sukai, kau akan berubah menjadi seseorang yang tidak kau kenali? Jika ia, maka aku akan mengutuk perasaan yang sedang kurasakan saat ini.

Hey. Jangan mencaci ku. Aku benar-benar mengutuk perasaan ini karena membuatku menjadi seorang idiot yang tidak bisa mengucapkan sepatah katapun. Bibirku tidak bisa mengucapkan apapun. Karena sialnya, otakku seakan kosong. Seperti kehilangan semua stok perbendaharaan kata yang aku punya sejak aku baru bisa mengucap dengan benar.

“Pffftt”

“Bernafaslah,girly. Atau kau akan kehilangan kesadaran dan dengan senang hati aku akan memberikan nafas buatan untukmu” ungkapnya dengan tangan menutupi bibirnya.

Shit! Aku tidak sadar kalau aku sedari tadi menahan nafas dengan postur tubuh kaku. Ughhhh.. aku yakin dalam hitungan detik tawa yang di tahannya akan meledak. Dan….

AHAHAHAHAHAHA

well itu dia. Tawa membahana seorang Cho Kyuhyun yang tentu saja di tujukan untukku. Entah sejak kapan orang itu juga berubah menjadi malaikat mesum. Aku tersadar dengan apa yang di katakannya barusan. Dia akan memberikan nafas buatan! What the hell!

Tawa itu terdengar semakin menjengkelkan terlebih dengan tingkah berlebihan si pemilik tawa yang harus kuakui merdu. Sedang berguling ria di atas rerumputan taman dengan kedua lengan saling mengait memeluk erat perut six pack miliknya.

“Ehmmm” berdehem membersihkan tenggorokanku dari lendir yang bisa membuatku menjadi bahan ejekannya lagi.

“Berhenti bersikap konyol, Cho Kyuhyun. Kau benar-benar bertingkah berlebihan” perkataanku laksana cambuk baginya. Mengejutkannya. Menghentikan tawa merdunya. Membawa kesadarannya yang sempat hilang.

Namun, bukannya berdiri kembali. Ia hanya bangun dari posisi berbaringnya. Mengubahnya menjadi posisi duduk, menarik lembut lenganku. Membuat iris coklat susu milikku bersitatap dengan dua kelereng beriris hazel miliknya. Menatapku dengan pandangan seakan berkata “duduklah”.

Anehnya. Tubuhku secara otomatis menuruti perintah tersirat pandangannya. Aku seakan kehilangan kendali atas tubuhku.

“Aku senang kau datang. Aku senang kita berdua menghabiskan waktu bersama seperti saat ini. Ku harap kedepannya akan terus seperti ini” ucapnya menghancurkan keheningan yang membungkus kami. Ucapannya membuatku tersentak. Membuatku kembali merasakan ribuan kupu-kupu mengepakkan sayapnya di dalam organ pencernaanku. Menggelitikku dengan cara menyenangkan.

“A aku..aku.. aku kesini ingin meminta maaf atas perilaku dan perkataan kasar ku kemarin” menghiraukan perkataannya. Aku malah mengucapkan hal yang menjadi alasanku datang ketempat ini. Well ,bukan satu-satunya alasan untukku. Alasan terbesarku adalah untuk melihat Kyuhyun sekali lagi. Memangnya siapa yang ingin aku bohongi? Kau bodoh Im Yoon Ah.

Sekilas pandangannya meredup. Namun, terganti dengan cepat oleh binar bahagia yang terlihat kembali di kedua kelereng indah Kyuhyun yang di tunjukkannya padaku sejak tadi.

“Kau tidak perlu meminta maaf. Kau tidak bersalah. Aku lah yang harusnya meminta maaf karena sudah melihat mu dalam keadaan seperti kemarin,yang mungkin tidak ingin kau perlihatkan pada siapapun.”

“Jadi, apa kau baik-baik saja?”

“Apa yang kau maksud dengan ‘apa kau baik-baik saja?’ ,” keningku mengerut dan menampilkan keriput pada bagian tengah dahi indahku. Yeahh, memuji keindahan diri sendiri bukanlah hal yang buruk,bukan?

“Huh” mendengus

“Jangan berpura-pura bodoh,nona Im,” cemoohnya dengan menelengkan kepalanya kearahku. Memandangku dengan sebuah senyum miring yang membuat kadar ketampanan pada wajah adonisnya bertambah yang dapat membuat iri seluruh dewa alam semesta.

Seharusnya aku marah. Tetapi, alih-alih marah. Aku justru terpesona padanya untuk kesekian kalinya.

Berusaha menetralkan ekspresiku. “Apa yang kau maksud adalah keadaanku? Perasaanku? Jika ia, maka aku baik-baik saja”

“Baguslah. Aku tidak suka kau bersedih. Jikapun nantinya kau bersedih. Maka kau tidak boleh menanggungnya sendiri. Datanglah padaku. Karena mulai saat ini aku akan selalu bersamamu.”

“Kau tahu. Itu adalah apa yang aku harapkan sejak lima tahun yang lalu. Sejak aku melihatmu, aku telah menitipkan harapan dan juga hatiku padamu. Gadisku. Wanitaku, Im Yoon Ah. My broken angel.”

Aku hanya bisa terpaku mendengar perkataannya. Tubuhnya menghadapku. Memaku ku dalam tajamnya pandangan mata beriris hazelnya.

Entah siapa yang memulai. Tubuh kami saling mendekat membunuh jarak di antara kami. Hidungnya kini bersentuhan dengan hidung milikku. Indra penglihatku spontan menutup. Kemudian aku merasa sesuatu yang kenyal dan lembut menempel diatas permukaan bibirku. Perlahan Kyuhyun melumat bibirku dengan intensitas yang kian meningkat. Lidahnya mendesak bibirku. Kyuhyun menggigitnya membuatku membuka bibir dan memberikannya akses masuk. Menyecap seluruh rasa ku dan mengabsen baris gigi dalam rongga mulutku.

Andai saja saat ini aku dalam keadaan berdiri aku pasti akan jatuh berlutut karena lututku yang berubah menjadi jeli. Tubuhku tertarik menempel padanya. Lengannya di lingkarkan memeluk erat pinggangku. Kedua lenganku melingkar dengan pas di leher Kyuhyun. Sedang tubuh bagian depan ku menabrak tubuh atletisnya.

Jika bisa aku ingin menghentikan waktu. Tidak ingin menyudahi momen saat ini. Dan aku sukses merasa kehilangan saat ia menarik lepas tautan kami, memberi jarak antara kami.

“Apa kau merasakannya? Merasakan perasaanku padamu? Bahwa aku Cho Kyuhyun mencintai Im Yoon Ah. Aku Cho Kyuhyun memujamu Im Yoon Ah.”

Cairan bening tiba-tiba meluncur mulus dari dua kelereng milikku. Pandanganku mengabur oleh cairan yang semakin bertambah.

Bahagia. Kata yang cocok untuk menggambarkan apa yang kurasakan saat ini. Lelaki yang kucintai sejak lima tahun lalu ternyata mempunyai perasaan yang sama terhadapku.

Tangannya terulur menghapus air mata yang masih setia meluncur keluar dari iris rusa ku. Menatapku dengan pandangan penuh cinta dan juga pemujaan. “Mulai saat ini. Kau tidak boleh menanggung semua beban sendirian. Berdekatan atau bahkan bermesraan dengan malaikat pria lainnya. Karena kau milikku.”

.
.
.
.

.
.

FIN 😄😄😘

MIAN BARU BISA PUBLISH SEKARANG. SOALNYA UDAH MULAI AKTIF KULIAH. JADI YAH TUGASNYA JG MULAI AKTIF 😁😂😭. C U IN THE NEXT CHAPT Y 😘;)😍
image

Advertisements