image

Title : Father || Cast : Im Yoon Ah || Genre : Family | Sad || Length : Oneshot.

Disclaimer : All story belong to me ^^.

Kala fajar menyapa. Mentari merah menyinari hatiku yang penuh dengan kepalsuan dan kebohongan.

Kala Mentari bersiap kembali keperaduannya. Menyebarkan bias jingga di padang rumput yang menjadi kenangan hatiku yang penuh dengan luka menganga.

Aku disini selalu menanti kedatanganmu kembali padaku. Menanti di hingga ujung senja. Kau yang begitu berarti.

Ayah. Kau mendengarku? Putri kecil mu ini merindukanmu. Bertanya-tanya kapan kau akan kembali menemui kami? Aku menunggumu bersama ibu dan kakak. Mengharap kau kembali kepada kami.

Apa kau terlalu bahagia di tempat mu saat ini? Hingga kau melupakan kami? Aku sakit menahan perasaan rindu yang begitu besar padamu. Aku sakit melihat ibu selalu menangisi mu tengah malam,waktu saat ia mengira aku dan kakak terlelap. Aku sakit melihat kakak tidak seperti dulu saat kau masih bersama kami. Ia berubah. Aku tidak mengenali sosoknya saat ini. Sosok yang hanya bisa berekspresi datar, menyembunyikan semua yang di rasakannya.

Hatiku selalu ingin bertemu denganmu. Hati yang penuh luka dan nanah ini merindukanmu. Luka penyesalan terhadapmu. Hukuman atas sikap kasar dan dinginku padamu saat kau masih di samping kami.

Penyesalan ini begitu menyesakkan. Begitu menyiksa batin dan ragaku. Mimpi buruk dan rasa bersalah selalu membayangiku. Menjadi hantu abadi dalam hidupku.

Aku tidak pernah membayangkan kepergianmu akan begitu membawa luka. Aku seorang putri es. Dapat hancur karena kepergiaanmu.

Apa daddy tahu? Aku berubah menjadi seorang buruk dari sebelumnya. Aku menjadi seorang aktris pro dalam lakon kehidupanku. Aku bukanlah lagi seorang putri es. Aku berubah menjadi pribadi manipulatif,licik,pembohong. Begitu buruk yah? Aku menjelma sebagai little devil dalam hidupku.

Aku tidak tahu mana kepribadian asliku saat ini. Aku terlalu banyak menggunakan topeng. Menutupi hatiku yang sudah tidah berbentuk. Hati yang di penuhi kegelapan. Aku hanya mengenal kegelapan dalam hidupku saat ini.

Warna yang kau coba berikan  saat kau masih disini telah memudar. Dapatkah kau kembali? Kembali memberi warna dalam hidup kami?

Jika kau kembali hadir. Aku akan menjadi putri kecil mu yang manis. Bukan seorang remaja berhati es. Putri es. Aku akan selalu membuatmu tertawa. Hingga saat kau mengangkat tirai hatimu hanya akan terlihat kebahagiaan. Bukan lubang-lubang menganga yang menjeritkan kepedihan.

Ayah. Kau bukanlah siapa-siapa. Kau hanyalah seorang kepala keluarga yang selalu membuat kami bahagia. Melindungi kami. Mencukupi kebutuhan kami. Memberi kebahagian pada kami dengan memenuhi hari-hari kami dengan senyum hangatmu.

Ayah. Kau tidak melupakanku kan? Kau masih akan tetap mengingatku kan? Aku akan sungguh hancur jika kau melupakanku.

Apa kau bahagia? Apa Dia menjagamu? Apa tempat yang diberikan bagimu membuatmu nyaman? Apa kau tetap merasakan kehangatan? Aku berharap Dia selalu menjagamu.

I Miss You Dad.

Salam Rindu . Putri kecilmu.

Advertisements