BROKEN ANGEL IX

cover broken angel

Title : BROKEN ANGEL IX

Cast : Im Yoon Ah | Cho Kyuhyun | Oh Sehun

OC : find by ur self

Genre : Romance | Sad | Fantasy

Disclaimer : all cast belong to God and the story belong to me

 

 

Hari berganti dengan cepat begitu pula waktu yang terus bergulir. Aku dan Kyuhyun sudah menjalin hubungan selama satu bulan. Aku tidak pernah berpikir bahwa akan tiba hari dimana aku dan ia bisa bersama. Saat hari itu datang aku seperti berada dalam mimpi. Terlalu indah untuk menjadi kenyataan. Hubunganku dengannya masih sebatas aku dan ia yang tahu. Tidak ada malaikat lain yang mengetahuinya.

 

Aku yang meminta agar hubungan kami tidak di ketahui malaikat di dunia langit. Karena aku mempunyai firasat bahwa hubungan kami pasti tidak akan berjalan mulus, dan itu benar terjadi. Hari itu aku kembali mengunjungi taman perbatasan, menunggu Kyuhyun menyelesaikan tugasnya. Tempat ini sudah menjadi tempat paten bagi kami untuk bertemu. Aku yang setiap hari ke sini mungkin sudah menjadi hal umum bagi malaikat lain. Namun untuk Kyuhyun yang sebulan ini rutin mengunjungi taman perbatasan bagi mereka adalah hal janggal. Terlebih bagi penggemar Kyuhyun.

 

Karena itulah saat Kyuhyun menuju ke tempat ini, aku tidak pernah berpikir bahwa beberapa malaikat wanita mengikuti Kyuhyun. Saat Kyuhyun datang aku yang melihatnya langsung berlari ke arahnya. Ia merentangkan kedua lengannya  dan membungkus tubuhku dalam dekapan hangatnya. Aku dan Kyuhyun lengah, tidak menyadari tiga pasang mata yang membulat di balik pohon ketika  melihat kami berpelukan.

 

“K kau melihatnya?” tanya  seorang malaikat wanita  pada dua temannya yang saat ini menyembunyikan dirinya di balik pohon tidak jauh dari taman di mana dua malaikat berbeda jenis berpelukan dengan senyum di bibir keduanya.

 

“Demi Dia.. apa-apan itu?”

 

“A aku tidak percaya ini.”

 

“Sebaiknya kita pergi. Aku tidak sanggup melihat lebih jauh.”

 

Ketiganya pergi meninggalkan taman perbatasan dimana dua malaikat yang menjadi objek pembicaraan masih tidak menyadari keberadaan mereka.

 

Angel’s Heaven adalah sebuah kafe yang berada di pusat kota malaikat. Tempat yang ramai di kunjungi malaikat karena kenyamanan tempatnya. Tiga malaikat wanita terlihat di meja sudut kafe yang berada di samping jendela, menampilkan kegiatan para malaikat yang sibuk di pusat kota.

 

Wajah ketiganya muram. Ketiganya terlihat seperti habis melihat iblis mendatangi mereka. Postur tubuh yang kaku dan sinar tidak percaya yang terlihat di mata ketiganya.

 

“Aku belum bisa mencerna hal ini dengan baik.”

 

“Aku juga”

 

“Ini mustahil, tidak mungkin orang itu bisa mendapatkan Kyuhyun”

 

“OH… for God sake. Apa ini yang di maksud, Siwon?”

 

“Apa yang kau bicarakan, Hyeri?”

 

“Saat itu. Saat Siwon mengancam kita. Dia membawa nama Kyuhyun.”

 

God,  kau benar. Dang!” teriak malaikat malaikat wanita dengan rambut berwana cokelat gelap tangannya memukul meja di hadapannya. Aksinya menarik pengunjung dalam kafe melihat kearah mereka bertiga.

 

“Tenangkan dirimu, Seohyun”

 

“T tapi..”

 

“Chorong benar, Seohyun. Kita harus tenang, jalang itu berani sekali merebut Kyuhyun. Aku tidak akan membiarkan dia menjalani hidupnya dengan mudah.”

 

“Jadi, apa yang harus kita lakukan?”

 

“Soal itu, beritahu tentang hubungan mereka ke seluruh malaikat. Sebarkan bahwa Yoona yang menggoda Kyuhyun. Aku yakin, malaikat lain akan ikut membenci Yoona lebih dari sebelumnya. Terlebih malaikat selain kita yang menyukai Kyuhyun. Akan lebih bagus jika anggota parlemen Cho tahu bahwa Kyuhyun berhubungan dengan si Broken Angel. Kalian tahu dengan jelas jika ia termasuk dalam kelompok malaikat yang tidak menyukai Yoona, bukan?”

 

“Oh.  Kau benar, Hyeri. Aku setuju”

 

“Kau yang terbaik, Hyeri. Jadi, kapan kita menjalankan rencana kita?”

 

Ketiganya tampak berpikir. Mencari waktu menjalankan rencana menjatuhkan seorang malaikat yang tampaknya tidak di izinkan untuk menikmati kebahagian dalam waktu lama.

 

“Bagaimana jika mingu depan?  Anggota parlemen Cho akan merayakan ulang tahun yang ke 50th. Tentunya akan banyak malaikat yang datang. “

 

“Kau yakin? Itu berarti para tetua akan datang dan tentunya kakek Yoona juga akan hadir di pesta itu.”  Seohyun tampak ragu dengan ide yang di lontarkan Hyeri.

 

“Soal itu,  aku yang akan mengurusnya.” ucap Hyeri dengan senyum culas di bibirnya. Di ikuti kedua temannya.

 

——————————————————————————————————————————-

 

Aku memasuki rumah dengan perasaan bahagia. Menghabiskan waktu bersama Kyuhyun memang bisa menjadi moodbraker bagiku. Mengingat sikap Kyuhyun yang selalu bersifat lembut membuatku lebih jatuh dalam pesona seorang Cho Kyuhyun. Senyuman selalu tersungging di bibirku. Hal yang dulu sangat jarang ku lakukan.

 

Saat aku melewati ruang tengah suara bibi menginterupsi pikiranku tentang Kyuhyun.

 

“Baru pulang, Yoongie?” tanya bibi yang ku lihat sedang duduk di salah satu sofa dengan mata yang menatap ke arahku.

 

“Ah, ya bibi.” Aku berjalan ke arah bibi dan mengambil tempat di sebelahnya.

 

Bibi menatapku dengan pandangan menyelidik, seakan aku sedang menyembunyikan sesuatu darinya. Yah , meskipun hal itu memang benar. Tidak tahan dengan tatapan bibi aku memutuskan untuk bertanya.

 

“Kenapa bibi menatapku seperti itu?”

 

“Seperti apa, Yoongie?” bibi menaikkan salah satu alisnya dengan raut wajah yang jelas sekali sedang menggodaku.

 

“Ya,,, seperti aku sedang menyembunyikan sesuatu”

 

“Apa kau merasa menyembunyikan sesuatu, Yoona?”

 

“T tentu saja tidak”

 

“Jadi? Ada apa dengan sikapmu yang berubah gugup, Hm?”

 

“Ahhh.. hentikan, bibi” sungutku. Jengah dengan permainan pikiran yang sedang di lakukan bibi padaku, jika aku terlihat sedang menyembunyikan sesuatu. Bibi pasti akan melakukan hal ini padaku.

 

“Ahahaha… baiklah. Bibi perhatikan belakangan ini kau selalu terlihat bahagia, Yoongie. Katakan apakah ada sesuatu? Atau lebih tepatnya seseorang yang membuatmu bertingkah seperti gadis yang sedang jatuh cinta.?”

 

DEG

 

Ucapan bibi membuatku tertegun. Darimana bibi tahu? Apa aku terlihat seperti itu? Ugh , tentu saja Im Yoon Ah. Tingkahmu yang sering tersenyum sendiri juga intensitas dirimu berada di luar rumah di banding dulu sangat jauh berbeda. Bibi juga kan pernah muda, ia pasti tahu.

 

“A apakah semencolok itu, bibi?”

 

“Tentu saja. Sebulan ini kau lebih sering tersenyum dan kau lebih lama berada di luar rumah. Padahal dulu kau hanya akan keluar pada saat fajar untuk melihat matahari terbit kemudian kembali kerumah. Sesekali kau akan keluar entah kemana, itupun tidak sampai lima jam.”

 

Tebakanku benar. Bibi memperhatikan kelakuanku, tentang betapa berbedanya aku yang dulu dengan aku yang sekarang. Sepertinya aku tidak bisa menutupi hubungan ku dengan Kyuhyun lagi.

 

“Bibi juga pernah mengalami hal itu, sayang. Jadi, katakan pada bibi malaikat mana yang beruntung menarik perhatian keponakan bibi yang cantik ini, hmm…?”

 

Blush

 

Perkataan bibi membuat pipi ku memerah, “Dia, mmm… senior ku saat aku masih berstatus sebagai mahasiswa bibi. Sebenarnya aku sudah menyukainya sejak pertama aku melihatnya di Universitas. Aku tidak menyangka jika dia juga memiliki perasaan yang sama denganku.” Aku menutup muka dengan kedua telapak tanganku.

 

“Wah, benarkah? Jadi kalian sudah saling menyukai sejak 5 tahun yang lalu? Dan kalian baru bisa saling mengungkapkan perasaan kalian saat ini? God ,”

 

“Apa saat ini kalian berpacaran?”

 

“Y ya.” Aku semakin menyembunyikan wajahku yang kuyakini sudah memerah sampai keleher.

 

“Kyaaa!! Selamat, Yoongie. Akhirnya bibi tidak khawatir lagi kau akan menjadi perawan tua. Terimakasih Tuhan.”

 

“Apa-apan dengan perkataan bibi barusan?! , enak saja bibi mengataiku akan menjadi perawan tua. Ugh.. bibi keterlaluan” aku melotot pada bibi mendengar perkataannya yang seenaknya itu.

 

“Ahaha.. bibi hanya khawatir, Yoongie. Jadi, siapa nama pria itu?”

 

“Ahhhh.. itu.. itu.. dia Cho Kyuhyun, yang saat ini menjabat sebagai Menteri Pertahanan.” Ucapku dengan semangat dan senyuman lebar di wajahku tiap kali membicarakan sesuatu yang menyangkut Kyuhyun.

 

Aku terlalu bahagia hingga menghiraukan reaksi bibi yang berbeda dengan beberapa saat lalu setelah mendengar perkataanku.

 

“Apa yang kau maksud adalah anak dari anggota parlemen Cho?”

 

“Ya. Ada apa, bibi?” sekilas aku melihat binar aneh di mata bibi. Tapi ketika aku melihat lebih teliti binar itu tidak ada lagi. Hmm.. mungkin Cuma perasaanku saja.

 

“Eh.. tidak ada apa-apa, Yoongie. Bibi harap kalian akan selalu bersama tidak peduli seberapa sulit masalah yang akan kalian hadapi nantinya. Sudah berapa lama?”

 

 

“Terimakasih, bibi. Aku juga berharap seperti itu. Kami baru berpacaran awal bulan yang lalu. Itu artinya hubungan kami sudah sebulan.” ucapku sambil kembali tersenyum.

 

“Aku akan naik ke kamar, bibi. Aku ingin membersihkan badan dan beristrahat. Beritahu aku jika kakek sudah pulang bibi. Aku akan turun membantu bibi menyiapkan makan malam”

 

“Baik. Istrahatlah, Yoongie. Bibi akan memanggilmu jika kakek pulang.”

 

Aku beranjak meninggalkan bibi di ruang tengah menuju kamarku yang terletak di lantai atas. Tanpa aku sadari, bibi memandangku dengan pandangan sendu. Seakan aku akan mendapati kesusahan. Kesusahan yang akan menghampiriku tidak lama lagi. Merenggut rasa bahagia yang sebulan ini ku rasakan. Menarik paksa kebahagian yang saat ini ku genggam. Menghapus senyuman yang selalu ku ukir belakangan ini. Dan mungkin saja memisahkanku dengan orang itu.

 

.

.

.

.

.

FIN.

hai.. hai… #lambailambaiBarengKyuppa

mian, aku baru bisa pos lagi. udah berapa lama ya.. aku aja sampe lupa ehehe ;p)

 

hayati sibuk dengan kehidupan kampus. tentu saja dengan tugas yang bikin hayati lelah 😦

dedek capek bang 🙂

 

hayati juga susah dapat ide buat nulis , author sering kumat. jadi maafkan hayati ya…

 

moga aja post yang ini gak mengecewakan :). bye…. c u. #ketjupbasah #lambailambaiBarengSehun

12568768_551975034966600_239835272_n

 

 

Advertisements

12 thoughts on “BROKEN ANGEL IX

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s