HATRED : TOGETHER (bagian 2)

Title : Hatred (Together 2)

Cast : Im Yoona as Choi Yoona || Oh Sehun || Choi Siwon

OC : Find By Your Self

Genre : Dark || Family || Minor Romance

NOTE: THIS IS JUST FICTION. DON’T TAKE IT SERIOUS AND IF U FIND GOOD VALUE TAKE IT, BUT DONT TAKE IT IF ITS BAD.

“Kau datang lagi,” ucap Yoona pada Sehun yang berdiri di depannya.

Well, aku mengganti jam makan siang kita dengan makan malam.” Sehun memberikannya seringai lucu menutupi sikap kekinya mendengar perkataan Yoona.

“Aku ragu alasanmu hanya itu, mengingat kau selalu datang selama satu bulan lebih ke apartemenku di jam makan malam.”

Sehun meringis mendengar kecurigaan Yoona, “Aku akan menjawabnya, tapi bisakah kau mengizinkanku masuk dulu?” Yoona menyadari kebenaran perkataan Sehun, ia menggeser badannya dan  mempersilahkan pria itu masuk.

Keduanya berjalan ke ruang tamu dengan Sehun yang memimpin langkah di depan. Yoona hanya mendengus melihat Sehun yang langsung merebahkan dirinya di sofa panjang Yoona .

Merasa dirinya diperhatikan, ia mengangkat pandangannya dan memaku tatapannya pada Yoona yang duduk di sofa sampingnya,  “Baiklah, baiklah.. berhenti menatapku seperti kau akan melubangi kepalaku.” Sehun bangun dari tidurnya dan mengambil posisi duduk, “Aku suka dengan masakan yang kau buat, dan aku yang mulai sibuk di kantor, aku merasa lebih baik makan malam denganmu untuk mengganti lunch  kita.”

“Sekaligus menghabiskan waktu denganmu,” batin Sehun dengan mata yang masih menatap kedua orbs cokelat Yoona.

“Menggelikan. Kau tampak seperti seorang yang sangat ingin menghabiskan waktu denganku dan menggunakan alasan sibuk juga makan malam. Sifat dinginmu pada orang lain tidak berlaku padaku, heh.” Yoona tidak butuh waktu lama untuk membalas perkataan Sehun.

Terkejut selama beberapa waktu sebelum tawa Sehun memenuhi ruang tamu Yoona. “God, kau benar-benar bisa membuat orang sepertiku kehilangan ketenangannya. Apa Arsen juga begitu?”

“Arsen? Ck, manusia gila itu. Ya. Dia sama sepertimu.”

“Manusia gila?”

“Hmm..”

Menyadari bahwa Yoona tidak akan membahasnya Sehun memilih mengubah topik pembicaraan. “Aku lapar.” Perkataannya mengundang tanya di orbs yang disukainya.

“Kau tidak berencana memasak?”

“Tidak. Aku berencana memesan makanan cina.”

“Dan kenapa?”

“Sama sepertimu. Aku lelah, belakangan ini banyak yang harus aku kerjakan di kantor. Aku belum lama tiba dari kantor.”

Mendengarnya membuat Sehun hampir menendang dirinya sendiri. Bagaimana bisa aku lupa jika Yoona juga bekerja? Pikirnya. Satu pikiran terlintas di benaknya, mengangkat pandangannya dan menatap Yoona dengan pandangan menuduh. Satu alis Yoona melengkung naik sebagai balasannya.

“Kau tidak memesankan aku makanan?”

“Dan kenapa aku harus?”

“Kau harusnya tahu aku akan datang.”

“Bukan kewajibanku untuk mengurusi makananmu. Kau bisa memesannya juga.”

Pria yang menggunakan kemeja hitam itu menatap Yoona seakan wanita adalah makhluk asing. “Bagaimana bisa gadis manisku berubah menjadi wanita kejam?” batin Sehun pilu.

“Singkirkan ekspresi wajahmu yang seperti itu, kau terlihat tolol.”

“Wanita kejam.”

Yoona mengangkat bahu. “Ambil ponselmu dan pesan makananmu sekarang. Aku tidak ingin seseorang meminta makananku,” ujar  Yoona dan dibalas Sehun dengan wajah keruh sembari mengambil ponselnya dan melakukan apa yang dikatakan Yoona.

Meletakkan ponselnya di atas meja depannya, Sehun kembali memfokuskan atensinya pada wanita yang sibuk dengan tab miliknya. “Aku ingin menggunakan kamar mandimu untuk mandi.”

Mengalihkan perhatiannya dari tab yang dipegangnya, memperhatikan Sehun lebih teliti hingga pria itu risih. “Kau memang berniat melakukannya, meminta izinku hanya  basa-basimu. Tanpa izinku kau tetap akan menggunakan kamar mandiku.” Matanya menyipit tajam,  dan mendapati pria di sampingnya memperlihatkan cengirannya.

Sehun mandi menggunakan kamar mandi yang ada di ruang kerja Yoona. Mengingat percakapan mereka beberapa menit lalu membuat pria itu tidak bisa berhenti terkekeh geli. Selama satu bulan lebih menghabiskan waktu bersama Yoona, ia mendapati perbedaan besar antara gadis kecil yang selalu menempel padanya dengan wanita yang sekarang dikenalnya.  Gadis yang berumur 10th di ingatannya  selalu tersenyum di setiap kesempatan yang mereka habiskan bersama berbanding terbalik dengan sekarang hanya senyum tipis dan muka datar juga mencela yang selalu diperlihatkannya.

Sehun memakai pakaian ganti yang selalu dibawanya dalam mobil dan kembali  menuju ruang tamu. Ia tidak mendapati Yoona, melangkahkan kakinya ke ruang makan dan mendapati Yoona yang duduk disalah satu kursi.

Makanan pesanan mereka sudah berada di atas meja. Membawa tubuhnya mendekat dan duduk di depan Yoona. Tanpa mengeluarkan satu kata pun, keduanya membuka kotak makan dan mulai menyuapi diri masing-masing.

Sehun kembali membaringkan dirinya di sofa panjang yang seakan sudah menjadi wilayah teritorinya di apartemen Yoona. Seperti biasa Yoona hanya menatap tingkah laku Sehun dalam diam.

“Aku ingin berbaring sebentar.” Dan tidak lama, bunyi nafas teratur terdengar darinya. .

Yoona membiarkan Sehun dan mulai masuk ke ruang kerjanya untuk mengerjakan  pekerjaan yang sempat ditundanya.  Yoona larut dalam  dunianya dan sadar disaat jarum jam menunjukkan pukul 11:00 pm.

Ia meninggalkan pekerjaannya dan berniat membangunkan pria yang tampaknnya masih berada di alam mimpi. Mengguncang bahu Sehun dan memanggil pria itu beberapa kali. Nihil. Sehun hanya membalikkan tubuhnya membelakangi Yoona. Menghela nafas kasar sebelum memperhatikan wajah Sehun lebih teliti.

Ada gurat lelah di wajah yang selalu membuatnya seakan  sudah mengenal pria itu sejak lama. Bibirnya terbuka sedikit dan mengeluarkan dengkur halus. Kembali menghela nafas, ia beranjak ke kamarnya dan kembali untuk menyelimuti Sehun dengan selimut yang diambilnya, juga mengangkat kepala pria itu lalu menyelipkan bantal di bawahnya.

“Merepotkan. Pria ini sama seperti Seohyun dengan tingkat keras kepala berlebih.” Mengusap wajah frustasi sebelum kembali ke ruang kerjanya.

Kelopak mata Sehun perlahan terbuka, matanya mengerjap beberapa kali menyesuaikan dengan suasana gelap di sekelilingnya. Beranjak duduk dengan  tangannya yang mengacak rambut cokelatnya. Melarikan matanya ke penjuru ruangan dan mendapati dirinya masih berada di ruang tamu Yoona.

“Aku tertidur,” gumamnya. Ia beranjak bangun dan melangkah ke jendela, menyibak tirai hitam tebal yang menghalangi sinar matahari pagi masuk.

“Wanita ini, apa dia pikir dirinya vampir?” Menggelengkan kepalanya dan membiarkan dirinya berdiri di depan jendela selama beberapa saat.

Sehun menuju ke dapur dan berniat membuat sarapan pagi untuk mereka berdua. Membuka kulkas Yoona, mendapati beberapa bahan makanan dan memutuskan untuk membuat omelet. Menyiapkan bahan-bahan yang dibutuhkannya sebelum matanya menangkap sesuatu di bagian sebelah kirinya. Mesin pembuat kopi. Menyeringai, ia mendekati mesin itu dan segera mencari biji kopi milik Yoona.

Yoona bangun dan langsung menyibak selimut menuju ke depan jendela kamarnya.  Disibaknya horden tebal dan merasakan sinar matahari yang membanjiri wajahnya, matanya masih terpejam dan dihirupnya udara pagi dengan tenang.

Ia masuk ke kamar mandi, 20 menit kemudian ia melangkah keluar dan mulai berpakaian. Keluar kamar dengan setelan kantor abu-abu, ia bisa mencium bau kopi yang masuk dalam indra penciumnya.

Bergegas ke dapur dan menemukan sarapan dan dua gelas kopi berada di atas meja makan. Mengedarkan pandangan sekeliling dan tidak menemukan pelaku yang baru saja menggunakan dapur miliknya.

“Selamat pagi.” Suara bariton di belakangnya membuatnya menolehkan kepalanya dan melihat Sehun yang sudah segar dengan setelan kantor hitamnya.

Melihat wajah di depannya berubah keruh, Sehun menyunggingkan cengiran canggung dengan telapak tangan yang mengusap punggung lehernya. “Aku menyiapkan sarapan. Maaf sudah lancang menggunakan dapurmu. Aku membersihkannya dan tidak memindahkan satu barangpun,” jelasnya dengan mata yang menatap langsung pada orbs cokelat beku Yoona.

Menghiraukan penjelasan Sehun, Yoona kembali membuang pandangannya dan mulai berjalan untuk membuktikan perkataan Sehun. “Lain kali, tidak usah menyentuh apapun sebelum aku menyuruhmu. Aku tidak suka seseorang menyentuh milikku.” Sehun mengangguk mendengar suara Yoona yang terdengar dingin.

Mereka berdua sarapan dan menghabiskan kopi di gelas masing-masing, melihat Sehun selesai, Yoona berjalan mendekati Sehun dan mengangkat piring dan gelas yang digunakan pria itu. Menumpuknya  dengan miliknya dan membawanya ke mesin pencuci piring.

Masih membelakangi pria bermata hitam itu, “Terima kasih atas sarapan dan kopinya.”  Senyum Sehun mengembang mendengarnya.

“Sama-sama.”

“Tidak ingin kuantar?” Mereka berdua masuk ke dalam lift dan menuju lobby.

“Tidak.”

“Aku tidak keberatan.”

“Aku tidak peduli.”

Sehun berdecak mendengarnya dan pasrah menghadapi kekeraskepalaan wanita di sampingnya. Berjalan ke luar dan melihat sebuah taksi sudah menunggu di teras gedung apartemen. Berdiri di samping taksi dan membuka pintu untuk Yoona.

“Sampai jumpa, Sehun,” ucap Yoona sebelum menutup pintu penumpang.

“Sampai jumpa, Yoona,” balas Sehun yang senang dengan perhatian wanita kejam tersebut.

 

Advertisements

26 thoughts on “HATRED : TOGETHER (bagian 2)

  1. Waaah…full moment Yoonhun..😃😃😉.Meski Yoona terlihat dingin Sehun bahkan dengan senang hati datang ke apartemen Yoona.Itu Damia siapa??ato hanya typo aja.Ditunggu kelanjutannya..😊

  2. Ye moment yoona sehun semua,aduh sehun so sweet banget buatin sarapan bwat yoona,kyaknya sehun cemburu sama arsen???apa nanti arsen suka ama yoona ya??terjadi cinta segitiga atau segiempat???gmna nanti cara yoona balas dendam ke keluarganya ya???aduh banyak banget yg masih mau ditanyaiin bner2 penasaran *mian bawel* gumawo eonni semangat ya ditunggu kelanjutannya😁☺😊

    • Ne.. momen yoonhun smua😅😅😅… sebelum nnti sehun nae siksa😈😈.

      Arsen suka sm yoona? Lh nnt kompleks banget 😂.. gg ya.. Arsen suka.a sama nae aja😅…

      Gmna cr Yoona blas dendam? Tunggu aja.. udh dekat kok chapter.a ohoho… yg jelas Yoona bkl nae buat menderita dlu ahahhaha….

      Gomawo dh rc saeng.

  3. Msih geregetan sama sikap yoona’y yg bnr2 kaku haha..
    Jangan menyerah untuk menulis ya !! Aku tunggu next part’y.. Klo bisa agak panjangan kaya kmaren2 hehe..

  4. wahhh tetep ya yoona masih dingin dan agak ketus…tapi untung si sehun nya cuek2 aja ya. yg penting bisa sama yoona…
    jdi kangen sama adu argumennya yoona dan arsen nih…
    kira2 arsen lg ngapain ya???
    bagaimana dg soyoong juga??
    apa yg bakal teerjadi kedepannya nih?? penasaran sama kelanjutan nya.
    semoga cepet update lg ceritanya ya author.

    • ahaha,, ne,,

      wah kamu suka sm arsen ya? ahahaha,,

      Arsennya lagi bareng nae ,, ahah..
      Sooyoung lagi galauuin Sehun yang cuek..

      ntar chapter depan udah muncul lagi kok, ehehe

      gomawo dh rc,

  5. kapan yoona bersikap manis lg ke sehun sprti umr 13 thn dlu thor…
    full yoonhun momen… kl blh tmbhin lg… d bikin sehun cpt putus ma sooyoung hehehe….
    next thor ttp smngt ngljtn y… ak jg smgt nunggu y.

  6. Knp Sehun menanyakn Arsen pd Yoona?apa Sehun cemburu?Menurut Yoona Arsen dan Sehun manusia gila,bhkn Sehun jg menyebut Yoona wanita kejam.Moment Yoonhun cukup manis ktka Yoona mengucap sampai jumpa,Sehun dan dibls Sehun dgn hal yg sama.

  7. Eonni maaf ya klo sebelumnya aku bawel,aku slalu momen panjang dan nanya mulu😁😄 abis ceritanya keren bingitz eonni,jd penasaran gmna nanti eonni mau nyiksa sehun oppa jgn sadis2 ya eonni nti jd melow😣oh ya mau tanya lg eonni post ceritanya ada jadwalnya gag sih???seperti harii Apa aja gitu??gumawo eonni ✌🙏

    • Gwenchana saeng😊..

      Senang malah kl ada yg na.a plus komen pnjang😆.

      Gimana mau nyiksa sehun? Yg jelas lewat Yoona ahahha… gg kok gg parah amat. Plingan nae buat nangis😅

      Gomawo dh nganggap crta Hatred keren😄.

      Jadwal post? Sbnr.a stiap ad ksmptan pasti nae ushain post ya. Tp krna tugas menumpk. D tambah dosen nagih judul mulu😂 #deritamahasiswatingkatakhir. Jdi agak ssh buat nyari waktu

      Tp nae usahain it plg lama post.a tiap satu minggu skli ya. Hari.a blm bsa nae tentuin.

      Gomawo dh rc😄

  8. Asyiik update juga,,tpi ko agak pendek ya thor ceritanya tpi gpp yng penting full yoonhun moment,,
    Hebat banget ya sehun bisa menghadapi sikap dingin yoona eonni,selama sebulan loh,,haha,,
    Aku suka pas part akhir nya,,
    Tambahan,,,semangattt thorr,,, 🙂

    • Agak pendek y? Sngaja di bagi 3 bagian ya. Soal.a lagi malas nulis😅😅… sebenarnya kalo gg di bagi udh sampai 4rb lebih kata loh😂…

      Sehun emang tahan banting ahahha… gomawo dh rc

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s