Title : Douleur (Prolog)

Cast : Im Yoona as Kim Yoon Ah || Oh Sehun/ Wu Shi Xun|| Kris Wu/ Wu Yi Fan

OC : Find By Your Self

Genre : Dark || Family || Minor Romance

NOTE: THIS IS JUST FICTION. DONT TAKE IT SERIOUS AND IF U FIND GOOD VALUE TAKE IT, BUT DONT TAKE IT IF ITS BAD.

Ia berdiri tegak, menatap dingin tubuh kaku di hadapannya. Dengan lakban yang direkatkan menutupi hampir seluruh tubuhnya, menyisakan area  dada dan perut.

Orbs berbeda warna miliknya memandang darah yang terus-menerus keluar dari lubang yang dibuat olehnya—10 tusukan. Dengan posisi tubuh pria yang beberapa menit lalu masih bisa menghirup oksigen, digantung terbalik dengan tali tambang. Orbsnya berhadapan langsung dengan luka tusukan yang ia buat.

Badannya dibungkukkan hingga posisi wajahnya dapat sejajar dengan kepala si pria. Orbs hitam yang dulu selalu tampak hangat kini kehilangan binarnya. Menatap balik dirinya dengan orbs membelalak, seakan tidak percaya dengan dirinya yang mengakhiri hidup si pria.

Wanita itu masih mengingat kekecewaan mendalam yang ditujukan ke arahnya. Namun tetap menghujamkan pisau yang ia genggam ke tubuh yang sudah memiliki beberapa tusukan, memutus koneksi antara pria itu dengan dunia fana.

Satu jam berlalu, ia masih berada dalam posisinya, entah apa yang ingin ia cari dari si pria. Badannya ditegapkan sembari memainkan pisau berlumur darah dalam genggaman tangan. Amarah terlihat dalam orbs cokelat-biru miliknya, dengan kejam pisau tersebut kembali dihujamkan pada tubuh tak bernyawa di depannya.

Satu tusukan dihujamkan pada bagian jantung,  pisaunya merobek paksa kulit di bawahnya, bunyi gesekan pisau bertemu tulang rusuk terdengar. Jantung milik si pria berada di telapak tangannya disusul organ hatinya.

Dengan dingin ia melangkah menuju pintu yang berada dalam ruangan. Dicucinya dua organ yang ia ambil dari tubuh pemiliknya. Setelah bersih, wanita itu kembali ke ruangan sebelumnya.

Diraihnya tas  yang ia bawa, memasukkan dua organ yang  ia genggam seakan keduanya hanya benda mati yang selalu ia lihat, bukannya organ manusia yang ia renggut kehidupannya.

Membalik tubuh, kembali menghadap pria yang berada beberapa langkah di depannya. “Jantung dan hatimu adalah milikku.  Aku membuat kau membuktikan ucapanmu, kau akan selalu menemaniku,” gumamnya dengan wajah yang dihiasi senyum manis. Alih-alih terlihat seperti yang seharusnya,  sebaliknya senyum miliknya malah  menujukkan seberapa besar  kegilaan si wanita.

 

.

.

.

AN. HALO… AKU BAWA FF BARU, MOGA SUKA YA. DI BAWAH INI MATA SALAH SATU KARAKTER FF DOULER.

Advertisements